Postingan

Lantern House Jangan Sampai Padam

Gambar
  Layaknya seperti Lantern atau cahaya di kegalapan, menerangi dan memberi arah jalan. “Lantern House Lembaga Pusat Bahasa Dan Rumah Pendidikan” sesuai dengan nama dan fungsinya tidak diragukan lagi betapa penting keberlangsungannya, yaitu sebagai lembaga/rumah yang akan menerangi jalan anak-anak bangsa menuju puncak kesuksesan untuk diri pribadi, bangsa, masyarakat dan alam sekitar.  Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya. Dari penjelasan bapak pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara mengenai pendidikan maka jelas Rumah Pendidikan Lantern House bagi anak-anak bangsa, khususnya anak-anak Bengkulu adalah mutlak, tidak dapat diganggu gugat keberadaannya.  Sebab di rumah pendidikan itu anak-anak Bengkulu akan belajar untuk menjadi priibadi yang tidak hanya pintar secara intelektual akan tetapi juga matang seca

MEMBANGKITKAN SEMANGAT PELAJAR MELALUI LEMBAGA LANTERN HOUSE

Gambar
Di era global seperti sekarang ini, akan semakin banyak perkembangan yang terjadi di negeri ini. Mulai dari pendidikan, ekonomi maupun sosial budaya. Semakin banyaknya perubahan yang terjadi di Indonesia sehingga penggunaan bahasa menjadi sangat penting untuk dikuasai, seperti bahasa Inggris, bahasa Korea, bahasa Prancis dan bahasa Jerman yang sudah sangat tersebar luas, tentunya untuk para pelajar sudah menjadi suatu keharusan menguasai bahasa agar bisa mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi ini.  Salah satu contohnya yaitu bahasa Inggris. Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. bahasa ini merupakan bahasa ibu untuk lebih dari 400 juta orang diseluruh dunia. Dalam setiap hari jutaan orang menggunakan bahasa Inggris di tempat kerja maupun di kehidupan sosial. Ketika kepala pemerintahan bertemu, bahasa Inggris adalah bahasa yang paling sering digunakan. Dan ketika orang-orang dari bangsa yang berbeda saling bertemu, bahasa Inggris adalah satu-satunya